Foto: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena
Opinisukabumi.id
Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, generasi muda dihadapkan pada tantangan yang tidak sederhana. Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), perubahan pola komunikasi, hingga persaingan global menuntut anak muda untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan gagasan, inovasi, dan karya yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Persoalan tersebut menjadi salah satu perhatian Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, dalam mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, mandiri, dan memiliki daya saing.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap penyelenggaraan Festival Lokal Berdampak Gemini Academy 2026 yang secara resmi dibuka di SMP Negeri Cikembar, Selasa (03/11/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri, menuangkan gagasan kreatif, sekaligus membangun keberanian dalam menghasilkan karya dan inovasi yang memiliki nilai serta dampak positif bagi masyarakat.
Menurut Deden Sumpena, generasi muda saat ini memiliki peluang yang sangat besar untuk berkembang. Kemudahan akses informasi dan kemajuan teknologi seharusnya menjadi modal untuk meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta melahirkan berbagai terobosan.
Namun, kemajuan teknologi juga harus diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, karakter, dan tanggung jawab dalam memanfaatkannya.
Generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah perubahan zaman. Mereka harus mampu mengambil peran, berani mencoba hal baru, serta memiliki kepercayaan diri untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.
Tantangan generasi muda saat ini bukan hanya bagaimana menguasai teknologi, tetapi juga bagaimana menggunakan teknologi secara produktif. Di tengah maraknya penggunaan media sosial, misalnya, anak muda perlu didorong untuk beralih dari sekadar menjadi konsumen informasi menjadi kreator yang mampu menghasilkan konten positif, gagasan inovatif, dan karya yang memiliki nilai tambah.
Begitu pula dengan kehadiran kecerdasan buatan yang semakin berkembang. Teknologi tersebut harus dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan kemampuan dan produktivitas, bukan sebagai alasan untuk berhenti berpikir, berkreasi, dan mengembangkan kemampuan diri.
Dalam konteks pendidikan, kemampuan akademis tetap penting, tetapi tidak lagi cukup menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan peserta didik. Kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, memecahkan masalah, beradaptasi, serta menciptakan inovasi menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan.
Festival Lokal Berdampak Gemini Academy 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu wadah untuk membangun kompetensi tersebut. Melalui kegiatan ini, peserta didik diberikan ruang untuk mengeksplorasi ide, mengembangkan kreativitas, serta mengenali bahwa setiap potensi yang dimiliki dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Lebih jauh, konsep lokal berdampak juga mengandung pesan penting bahwa inovasi tidak harus selalu lahir dari sesuatu yang besar atau berteknologi tinggi. Berbagai persoalan di lingkungan sekitar dapat menjadi sumber inspirasi untuk menciptakan solusi.
Anak muda dapat memulai dari hal sederhana, mulai dari mengembangkan potensi lokal, memanfaatkan sumber daya yang tersedia, menciptakan produk kreatif, hingga menghadirkan solusi terhadap persoalan sosial dan lingkungan di sekitarnya.
Dengan demikian, generasi muda tidak hanya dipersiapkan untuk menghadapi persaingan di masa depan, tetapi juga didorong agar mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini.
Bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, kegiatan semacam ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademis, tetapi juga memberikan ruang bagi tumbuhnya kreativitas, inovasi, karakter, dan jiwa kepemimpinan peserta didik.
Sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, melainkan juga ruang tumbuh bagi lahirnya ide-ide baru, keberanian bereksperimen, serta kemampuan peserta didik dalam mengubah pengetahuan menjadi karya nyata.
Pada akhirnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya alam dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu mengelola potensi dan menciptakan peluang.
Karena itu, generasi muda Kabupaten Sukabumi perlu dipersiapkan menjadi generasi yang tidak takut menghadapi perubahan, tidak mudah menyerah dalam mencoba, serta memiliki kepedulian untuk memberikan kontribusi bagi daerahnya.
Festival Lokal Berdampak Gemini Academy 2026 diharapkan menjadi salah satu langkah untuk menumbuhkan semangat tersebut. Sebab, masa depan tidak hanya menjadi milik mereka yang mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga mereka yang berani menciptakan perubahan.
Sebuah semangat yang diharapkan tumbuh dalam diri generasi muda Kabupaten Sukabumi untuk menjadi generasi yang unggul, adaptif, produktif, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.










