OPINISUKABUMI.ID – Yayasan Saba Desa menggelar Pelatihan Penjamah Makanan bagi 47 Relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasirdoton, yang berlokasi di Villa Saba Sipaho Desa Pasirdoton Kec. Cidahu, Kab. Sukabumi. (30/01/2026)
R Gusgus Sugara, perwakilan Yayasan Saba Desa dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelatihan tersebut guna memastikan seluruh proses pengolahan dan penyajian makanan di SPPG Pasirdoton dilakukan oleh relawan yang kompeten, terlatih, serta memahami standar keamanan pangan.
“Dengan diadakannya pelatihan ini diharapkan seluruh proses produksi makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berjalan aman, profesional, dan higienis serta pengolahan yang aman untuk mencegah keracunan dan meningkatkan kualitas gizi. “ Ujar Sugara.
Kegiatan pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Dinas Kesehatan Kab. Sukabumi yang diwakili oleh, drg. Hardi Subarmin, selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P). Dalam sambutannya beliau menjelaskan pelatihan tersebut merupakan persyaratan wajib bagi SPPG sebelum mulai beroperasi.
“Kegiatan ini menjadi syarat untuk memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Minimal 50 persen penjamah makanan atau relawan yang memasak harus sudah mengikuti pelatihan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pelatihan keamanan pangan bertujuan memastikan makanan yang diolah aman, sehat, dan layak dikonsumsi oleh penerima manfaat.
Dalam waktu yang sama, Kepala SPPG Pasirdoton, Muhamad Ramli, menyampaikan kolaborasi merupakan kunci utama keberhasilan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
“Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci agar MBG berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujar Ramli.
Langkah ini juga menjadi upaya pencegahan terhadap risiko penyakit maupun keracunan makanan dalam pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam pelatihan tersebut, relawan juga dibekali pemahaman mengenai cemaran pangan, higiene perorangan (personal hygiene), higiene sanitasi makanan dan bahan pangan, sanitasi peralatan dan lingkungan, standar kebersihan penjamah makanan, tata cara pengolahan bahan pangan yang baik (Good Handling Practices), pencegahan kontaminasi makanan, serta perencanaan menu seimbang untuk pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Materi masing-masing disampaikan oleh, Aditya, SKM,. M.Kes, Tantan Hadiansyah, SKM, dari Dinas Kesehatan Kab.Sukabumi, dan Novianti, SKM, dari Puskesmas Kec. Cidahu.
Sementara itu, salah satu peserta, Erwin, mengaku mendapat banyak pengetahuan baru.
“Kami belajar banyak tentang cemaran pangan, cara memilah bahan makanan, suhu penyimpanan bahan makanan, penyajian, pengolahan, mengolah limbah, hingga mencuci peralatan dengan benar. Ilmu ini sangat berguna agar dapur kami memenuhi syarat SLHS dan siap melayani penerima manfaat dengan aman” ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Puskesmas Cidahu, Kepala Desa Pasirdoton, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa. (Abdi)
