Beranda / Berita / Angkat Pemikiran Ibnu Rusyd, Hasim Adnan Dorong Perempuan Sukabumi Berdaya dan Terlibat dalam Pengambilan Keputusan Publik

Angkat Pemikiran Ibnu Rusyd, Hasim Adnan Dorong Perempuan Sukabumi Berdaya dan Terlibat dalam Pengambilan Keputusan Publik

Opinisukabumi.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Hasim Adnan, menegaskan pentingnya pemberdayaan perempuan dalam berbagai sektor kehidupan, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga politik dan pengambilan keputusan publik.

Pesan tersebut disampaikan Hasim Adnan dalam sambutannya pada Musyawarah Cabang (Muscab) Perempuan Bangsa (PB) Kabupaten Sukabumi yang telah sukses diselenggarakan.

Dalam kesempatan itu, Hasim Adnan mengangkat pemikiran filsuf Muslim Ibnu Rusyd yang ditulis sekitar delapan abad silam dalam salah satu karyanya berjudul al-Ḍarūrī fī al-siyāsah.

Ia mengutip pandangan Ibnu Rusyd mengenai potensi perempuan yang tidak berkembang ketika ruang kehidupan mereka hanya dibatasi pada urusan reproduksi, melayani suami, melahirkan, menyusui, dan mengasuh anak.

Kutipan tersebut menjadi refleksi bahwa pembatasan ruang gerak perempuan bukan hanya merugikan perempuan itu sendiri, tetapi juga membuat masyarakat kehilangan potensi besar yang seharusnya dapat berkontribusi bagi kemajuan bersama.

Hasim Adnan secara lugas menyampaikan bahwa Indonesia membutuhkan perempuan yang berdaya secara ekonomi, memiliki akses terhadap pendidikan dan kesehatan, serta mempunyai keberanian untuk menyampaikan aspirasi.

Lebih dari itu, perempuan harus memperoleh kesempatan yang setara untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan publik, baik di lingkungan masyarakat, organisasi, maupun pemerintahan.

Menurutnya, pemberdayaan perempuan tidak cukup hanya diwacanakan, tetapi harus diwujudkan melalui ruang partisipasi yang nyata. Perempuan perlu diberikan kesempatan untuk mengembangkan kapasitas, menunjukkan kemampuan, serta mengambil peran strategis dalam menentukan arah pembangunan.

Dalam konteks tersebut, Muscab Perempuan Bangsa Kabupaten Sukabumi diharapkan tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi juga momentum memperkuat konsolidasi dan memperluas kontribusi perempuan dalam kehidupan sosial, politik, dan pembangunan daerah.

Organisasi Perempuan Bangsa diharapkan mampu menjadi ruang pengembangan kapasitas kader perempuan, sekaligus wadah untuk memperjuangkan aspirasi dan kepentingan perempuan di tengah masyarakat.

Hasim Adnan berharap momentum Muscab ini menjadi penanda dimulainya ikhtiar bersama untuk mewujudkan perempuan yang lebih mandiri, berdaya, dan memiliki posisi strategis dalam pembangunan.

“Bergerak Bersama, Berdaya Bersama,” menjadi semangat yang diharapkan terus tumbuh dan mengakar dalam gerakan Perempuan Bangsa Kabupaten Sukabumi.

Sebab, kemajuan suatu daerah tidak dapat dilepaskan dari keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Ketika perempuan diberikan kesempatan yang setara untuk berkembang dan berkontribusi, maka semakin besar pula potensi kemajuan yang dapat diwujudkan bersama.

Roby Cahyadi
OpiniSukabumi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *